Home / Peternakan / Teknik Atau Metode Menjatuhkan Sapi Agar Tidak Menyakitinya
sapi

Teknik Atau Metode Menjatuhkan Sapi Agar Tidak Menyakitinya

Di bulan Dzulhijjah, kita sebagai umat muslim biasanya akan melaksanakan qurban di hari raya Idul Adha. Di hari raya tersebut kita melaksanakan qurban yaitu menyembelih hewan sembelihan yang berupa sapi, kambing, domba, unta, kemudian daging tersebut kita bagikan ke masyarakat kita dan tetangga kita.

Di Indonesia biasanya menyembeli sapi untuk hewan qurbannya. Di postingan ini kita akan bahas tentang cara memperlakukan sapi atau menjatuhkan sapi yang ingin di sembelih.

Di daerah tertentu pasti ada yang mengetahui teknik menjatuhkan sapi supaya tidak menyakitinya tetapi ada juga di daerah tertentu yang belum mengetahuinya dan masih menggunakan cara tradisional yang terus-menerus dilakukan di daerah itu dan sedikit menyakiti sapi tersebut ketika dijatuhkan.

Biasanya dalam menjatuhkan sapi memerlukan banyak orang untuk menjatuhkannya, bahkan memerlukan banyak tali, perlakuan kasar, seperti diikat, dibanting dan ditekan sekuat tenaga sehingga menimbulkan efek stres pada sapi tersebut dan berpengaruh pada kualitas dagingnya.

Dalam teknik ini berfungsi untuk lebih efisien, lebih aman, tidak menyakiti, lebih lembut, dapat mengurangi efek stress sapi sehingga menghasilkan kualitas daging terbaik, sekaligus menghemat tenaga dan alat-peralatan yang digunakan. Dalam teknik ini membutuhkan 2-3 orang dalam mempraktekkan teknik ini dan cukup mudah juga mempraktekkannya.

Dr drh Chusnul Choliq, dosen di Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) memberikan tips dan trik untuk membuat sapi jatuh ke tanah hanya dengan simpul tali. Tak butuh banyak orang untuk melakukan ini dan tentunya tidak harus menyakiti.

Ada dua metode atau teknik yang digunakan dalam menjatuhkan sapi yaitu:

1. Metode Burley.

Metode ini ditemukan pertama kali oleh Dr. D. R. Burley dari Georgia. berikut caranya:
  1. Sapi dipegang kuat dengan tali leher yang kuat.
  2. Letakan tali di atas punggung dengan bagian tengah tepat di atas pundak leher pada sapi.
  3. Kedua ujung tali dilewatkan di antara kaki depan, kemudian disilangkan.
  4. Masing-masing ujung tali diangkat pada kedua sisi badan, kemudian tali tersebut disilangkan di atas punggung sapi.
  5. Kemudian tali diturunkan kembali dan dimasukkan pada masing-masing sisi dalam dari kaki belakang dan sternum sapi.
  6. Jika salah satu kedua ujung tali ditarik, sapi akan roboh sesuai arah tali yang ditarik.
  7. Jika tali ditarik sebelah kanan maka sapi akan roboh dan sebaliknya.
Berikut adalah gambar teknik atau metode Burley
Teknik Burley

2. Metode Rope Squeeze

Berikut cara metode Rope Squeeze yaitu:
  1. Tali dilingkarkan pada bagian leher sapi lalu disimpul dengan menggunakan simpul kupu-kupu.
  2. Ujung tali dipindahkan ke sisi lainnya yang berlawanan melalui punggung sapi.
  3. Melewati bagian bawah sapi, peganglah ujung tali tersebut dan lingkarkan pada tubuhnya.
  4. Buatlah ikatan mati tepat di belakang pundak sapi itu.
  5. Buatlah tali seperti diatas tepat di depan sternum sapi itu.
  6. Tariklah tali tersebut, maka sapi akan roboh.
  7. Arah roboh sapi sesuai sisi badan yang dilingkarkan dengan tali simpul yang dimulai dari cara 1-6.
Berikut adalah gambar Metode Rope Squeeze:
Teknik Rope Squeeze

Berikut adalah video dari Metode Burley dan Metode Rope Squeeze:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *