Home / Opini / PEMALSUAN SUSU DENGAN SANTAN
Pemalsuan Susu Dengan Santan

PEMALSUAN SUSU DENGAN SANTAN

Susu segar adalah cairan yang berasal dari ambing sapi yang sehat dan bersih yang berasal dan diperoleh dari dengan cara pemerahan yang benar. Kandungan alaminya tidak dikurangi dan tidak ditambahkan sesuatu apapun dan belum mendapatkan perlakuan apapun kecuali pendinginan. susu merupakan bahan makanan yang istimewa karena kelezatannya dan komposisinya yang ideal.

Air susu juga mengandung semua zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Semua zat makanan yang terkandung di dalam air susu  dapat diserap oleh darah dan dimanfaatkan oleh tubuh. Sisanya mudah dicerna sehingga baik sekali untuk diminum. Hasil pengolahan susu juga bisa berbentuk mentega, keju, yoghurt, susu krim dan susu tanpa lemak (Amira, 2011).

Beberapa yang dilakukan pada pemalsuan air susu adalah dengan menambahkan air, menambahkan air dan mengurangi krim, menambahkan air dan susu krim serta mengurangi krim, menambahkan air santan, menambahkan air tajin dan air beras dan menambahkan susu lemak (Soetardjo, 2005).

Santan memiliki kandungan lemak nabati yang tinggi dimana bentuk dan ukurannya tidak sama dengan lemak hewani jika terjadi pencampuran dari kandungan lemak tersebut, maka kadar lemak semula akan meningkat. Dengan penambahan santan ke dalam susu, berat jenis naik (tetapi dapat juga turun), kadar lemak naik dan angka katalase naik. Sehingga akan terlihatb adanya lemak yang heterogen (Toni, 1996).

Pemalsuan susu dengan santan menyebabkan susu akan berbau seperti kelapa. Adanya gumpalan lemak pada santan. Hal ini disebabkan karena santan memiliki molekul lemak yang lebih besar dibandingkan lemak susu dikarenakan molekul lemak nabati lebih besar dibandingkan dengan molekul hewani
(Jacobs, 1973).

Penambahan santan pada susu menyebabkan berat jenis susu akan naik dan juga menyebabkan katalase dari pencampuran santan dengan air susu menjadi naik juga (Stanley, 1997).

Adanya prosedur pada pemalsuan air susu dengan menambahkan air santa  dengan menggunakan perbandingan 1 : 1 yaitu air susu 100 ml dengan air santan 100 ml yang dicampurksn di beaker glass sampai homogen (Judkins, 1966).

Metode Pemalsuan Susu Dengan Santan

– Disediakan susu dengan santan

– Disaring santan dan susu dengan saringan sampai masing masing 100 ml.

– Lalu campurkan susu dan santan sampai diaduk merata

– lalu diamati perubahan yang terjadi dari uji bau, tekstur, warna dan rasa

– lalu catat hasil pengamatan pemalsuan susu dengan penambahan santan

– setelah itu lihat hasil apakah air susu yang dipalsukan atau tidak

Tabel 1. Hasil Uji Pemalsuan Susu dengan Santan

Pengujian Jenis pemalsuan 1 : 1 Keadaan susu
sebelum sesudah
Bau Air santan Bau amis susu Bau santan
Warna Air santan Putih kekuningan Putih
Rasa Air santan sedikit manis Rasa santan

Tabel di atas merupakan contoh hasil susu segar asli yang tidak dipaluksan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *