Home / Opini / Apresiasi Untuk Mereka Yang Berbakat Di Bidang Non Akademik

Apresiasi Untuk Mereka Yang Berbakat Di Bidang Non Akademik

Pada zaman IPTEK yang sekarang ini, banyak lembaga-lembaga pemerintah maupun non pemerintah di Indonesia yang memberikan banyak apresiasi kepada para pelajar maupun mahasiswa yang berprestasi di bidang nya. Salah satu dari apresiasi dari pemerintah adalah beasiswa. Beasiswa adalah pemberian bantuan baik berupa uang ataupun fasilitas lainnya kepada para mahasiswa/pelajar yang berprestasi dan tidak berkemampuan untuk membiayai pendidikan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh.

Seperti pada saat ini banyak lembaga-lembaga pemerintahan ataupun non pemerintahan yang menawarkan berbagai macam beasiswa untuk mereka yang berhak mendapatkanya, seperti beasiswa LPDP, Tanoto Foundation, Beasiswa Unggulan, Beasiswa 10000, dan lain-lain. Semua beasiswa tersebut adalah beasiswa bergengsi dan banyak pesaing yang ingin ikut andil di dalamnya.

Para lembaga tersebut membuat ketentuan dan test untuk mereka yang ikut andil dalam beasiswa tersebut. Seringkali dalam ketentuan mendapat beasiswa tersebut adalah berprestasi di bidang akademi. Misalnya membuat aturan berupa batasan IPK untuk para mahasiswa seluruh Indonesia. Banyak lembaga beasiswa membuat ketetuan yang mengacu kepada bidang akademik. Sangat sedikit beasiswa di Indonesia ini yang memberikan beasiswanya kepada mereka yang berbakat di bidang non akademik, seperti untuk mereka yang sangat berbakat di bidang music, bidang seni, bidang menggambar, melukis, crafity dan lain sebagainya.

Seperti yang kita ketahui, jurusan di bidang seni, bahasa, music adalah jurusan yang kurang diminati dan jumlah pengangguran tamatan jurusan tersebut sangatlah banyak. Menurut Badan Pusat Statistik di Indonesia jumlah pengannguran tamatan jurusan bidang seni, bahasa , sastra , music, desain grafis, film fotografi mencapai 9,2 % dari total seluruh masyarakat Indonesia. Salah satu faktor penyebab jumlah pengguran sebesar itu dikarenakan kurangnya apresiasi pemerintah terhadap jurusan tersebut dan kurangnya perlakuan khusus pada jurusan tersebut, padahal jurusan tersebut termasuk jurusan paling banyak dicari oleh lembaga- lembaga dunia. Dari kurangnya apresiasi tersebut, menjadi kurangnya beasiswa khusus untuk bidang tersebut.

Banyak mahasiswa di universitas pemerintahan maupun non-pemerintahan yang punya penguasaan rendah dengan bidang akademik mereka seperti tidak bisa mendapatkan IPK memuaskan, tetapi mempunyai bakat non akademik yang luar biasa seperti bermain music, bernyanyi, berpiano, melukis, crafity, dan lain-lain. Tetapi bakat mereka itu tidak mereka kembangkan dikarenakan kurangnya apresiasi terhadap mereka. Padahal dengan bakat yang seperti itu sayang sekali untuk tidak dikembangkan dengan baik di masyarakat. Kembali pada cerita sosok para seniman, musisi Indonesia yang tidak mendapat dana berlomba ke luar negeri. Ada yang berhenti karena tidak mendapat dana, tetapi ada pula yang tetap bertahan dan tidak menyerah demi cita-cita mereka. Contohnya kita tahu kisah perjuangan PSM IPB Agria dalam mengharumkan nama Indonesia pada kompetisi tingkat dunia di Irlandia Utara pada September 2016 silam Perjuangan mereka dalam mendalang dana sangatlah luar biasa. Sedikitnya bantuan dari pemerintah memberikan dana ataupun fasilitas untuk mereka.seperti yang dilansir dari siaran Kick Andy dari Metro Tv tahun 2016 yang lalu. Dalam hal ini kita tahu kurangnya perhatian kita terhadap mereka yang punya bakat luar biasa dalam bidang seni tersebut.

Bakat – bakat terpendam para anak-anak, pelajar, mahasiswa sangatlah penting untuk kita kembangkan. Kita sebagai penanggung jawab untuk terus mengapresiasi bakat – bakat mereka. Banyak mahasiswa yang tidak berkemampuan secara ekonomi dan finasial mereka untuk terus melanjutkan pendidikan mereka. Begitu pula di bidang akademik, mereka juga kurang menguasainya, karena beberapa faktor yang tidak bisa dielakkan lagi. Contohnya mereka berkuliah sambil kerja demi mencukupi kebutuhan mereka dan orangtua mereka. Kurangnya waktu mereka untuk dapat belajar perkuliahan di bidang mereka. Dan pada akhirnya, mereka mendapat hasil yang kurang memuaskan untuk perkulihan mereka. Tetapi mereka punya kemampuan yang cukup dibanggakan di bidang non akademik mereka. Mereka punya bakat seperti music, melukis, menggambar, melukis, bermain alat music dan bakat- bakat lainnya. Beasiswa pada umumnya akan memberikan kualifikasi akademik termasuk penilaian terhadap Indek Prestasi Kumulatif padahal mereka kurang waktu untuk belajar masalah bidang perkuliahan mereka karena beberapa faktor tersebut. Tetapi mereka punya bakat seni bakat music atau seni lainnya yang mereka banggakan dan tanngung jawab kita menghargai itu. Oleh sebab itu, sebaiknya lembaga- lembaga beasiswa memberikan apreasisasi ataupun beasiswa khusus untuk para mahasiswa ataupun siswa yang mempunyai bakat non akademik.

Mohon maaf ini hanya opini saja, berharap kritik, saran dan komentarnya gan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *